Air mata penantian
Writer by lolipop
Kulalui semua dengan keberanian dan keyakinanku bahwa semua ini pasti akan berakhir walau sebenarnya tak nampak lagi ujung akhirnya bagi langkahku memperjuangkan kalian.
Terus berjalan mencari celah-celah harapan dalam penantian panjangku diantara sujud dan doaku di sepertiga malam. Dengan harapan doa dalam penantian itulah satu-satunya yang hanya kumiliki untuk merubah segalanya menjadi nyaman tanpa resah dan gelisah lagi, walaupun sebenarnya aku tau bahwa itu semua adalah semu.
Bebaskan aku jika kalian tak lagi menghendakiku hadir diantara kalian. Bagiku 18th Sdh lbh dari Cukup untuk mengenang sebagai wanita dan ibunda yg pernah hadir dalam memperjuangkan kalian untuk tetap bertahan menjadi wanita dan ibunda yang tulus dan ikhlas melayani disaat kalian jatuh dan bangun.
Yaaaa...kenapa kalian selalu hadirkan rasa sakit itu bagiku ? Apa selama ini tak cukup bagi kalian membuatku dalam duka? Sudah puaskah kalian membuat kesepakatan untuk menyakitiku selama ini? Berapa lama lagikah kesepakatan kalian untuk menyaakitiku akan berakhir?. Jika kalian tau bhw akupun tidak akan bebas sebebas mereka diluar sana jika kalian masih meletakkan jeruji besi panas dalam langkahku untuk merengkuh bahagia dimasa tuaku kelak. Sungguh aku tak sanggup jika harus selalu melalui kepalsuan ini demi memperjuangkanmu tanpa berujung. Sungguh aku mengakui bahwa akupun tak sanggup harus menerima semua perlakuanmu yang tak terhenti dan tak berhati dalam hari-hariku.
Kujadikan Airmata perjuanganku yang terselip dalam senyuman ini menjadi bagian dari kenangan diakhir ajalku kelak, hingga Allah swt mengizinkanku
Bersujud didepan pintu surgaNya.
Masyaallah, Benar2 Allah SWT Maha mencintai. Si manispun menyadari bhw cintanya bagi mereka selama ini tdk berarti karena si manis memahami selama melalui hari harinya hanyalah penuh dengan air mata yang tak dihargai. Usahaku untuk membuktikan pada si manis pun semakin membuatnya yakin walau harus bertahap dan pelan namun pasti.
Loli ..Loli ..(teriak si manis pdku). Akupun bergegas keluar kamar dan menanyakan tentang air mata yang menutupi wajah manisnya itu membuat aku terkejut. Seketika itu juga ,aku tak berhenti memeluk dan menghapus air mata tersebut agar tidak semakin membuat perih luka yang ada dihidung dan bibir atas si manis.
OMG manis!! Apa yang sebenarnya mereka lakukan padamu?? 😠, Dengan spontan akupun mengucap didepan manis dengan mengatakan :bajingan ,bangsat,
biadab mrk!!.
Setega itu mereka melakukannya pada kamu maka Setega itu pula yang akan aku lakukan pada mereka untuk memdampratnya, karena mereka sudah melukai wajahmu manis.. hingga memar dan mengeluarkan darah dlm hidung serta gigimu pecah sebelah seperti ini...namun si manis tetap saja melarangku untuk tidak diperpanjang karena bagaimanapun mereka juga bagian dari hidupnya dan mana mungkin semua orang menganggap merekalah yang bersalah dan mana mungkin pula mereka bersedia mengakui kesalahannya making-masing didepan semua orang. Mereka pasti akan mencari pembenaran sendiri atas dirinya sendiri bahkan mereka akan mengalihkan semua kesalahan pd si manis. Subhanallah , betapa redupnya harapanmu manis...hanya doa yang dapat kau panjatkan agar semua peristiwa ini segera berakhir dalam hidupmu, harapankupun semakin pupus untuk menolong si manis dan hanya doaku pada Allah SWT, semoga simanis mendapatkan bahagia walau diakhir penghujung ajalnya kelak. Benar kata ustad tersebut bahwa air mata penantian si manis selama ini dapat dilakukan hanya dengan doa dan dzikir memanjatkan pada Allah SWT agar mereka berubah tobat setobat2nya dan jika si manis tetap mempertahankan hubungan ini dengan mereka maka hanya allah SWT yang mampu menindaklanjutinya atas semua sikap mereka dan perlakuan mereka pada si manis yaitu dengan atas izin Allah SWT maka kematian atau kecelakaan dan musibah yang akan menimpanya. 👌
.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar