Senin, 11 Mei 2020

aku belum beruntung

Aku belum beruntung.


      Aku adalah susi si wanita yg belum beruntung tersebut, setiap ku berharap yang terbaik ternyata kegagalan yang hadir padaku. Ketika setiap kali aku mencintai lelaki mereka tak pernah mencintaiku setulus hati.

       Kadangkala aku merasa, apakah ketidakberuntunganku ini akan selalu hadir dalam seumur hidupku….Harapan demi harapan slalu ku panjatkan kapadaNya agar ku mendapatkan hakku sebagai hambaNya yang berbahagia.   

      Pasangan hidupkupun hingga sampai detik ini tak pernah sadar bahwa saya berhak memiliki hati dan rasa untuk bahagia namun dia tak peduli akan hal itu. Disaat ku terjerat belenggu oleh ulahnya sendiri hingga ku terjatuh, rapuh tanpa ada rasa lagi untuk jatuh cinta kepadanya, akupun kemudian keluar dan berjalan  menggeser mencari ruang hati sebagai pelipur laraku namun ternyata ruang hati yg kukira tulus dan ikhlas itupun juga tak bisa lama aku pertahankan bahkan hal ini membuatku semakin beku tanpa ada rasa kembali. 

     Tertatih aku berjalan menuju hak bahagiaku namun tak pernah aku bisa menemukan lubang bahagia itu untukku. Andai saja memamg dia bukan jodohku dan jika memang ku tak memiliki ruang dihatinya mengapa saua harus selalu dipertemukan kemudian tersakiti kembali seperti semula dan semula. 

      Adakah hati yang benar benar akan memperjuangkanku dengan mengikat nama allah swt tanpa ingkar dan semu ?. Masih adakah hati yang sungguh sungguh memperjuangkan sampai darah penghabisan sesuai ucap dan katanya?. Berdoa dan berharap itulah pilihan yang harus ku genggam tanpa rasa melainkan mati rasa hingga kini dan nanti. 

      Jikau kau tau", wahai engkau yang berada disana, wahai engkau yang telah memahamiku", aku benar benar berharap kau hadir dan membebaskanku untuk menuju semua keberuntunganku bukan mengabaikan kegalauanku seperti saat ini, (ucap susi dg menggerutkan dahinya😌)

       "Taukah bahwa aku tidak berharap sebagai simpananmu melainkan surga bagimu dan anak anak kita". Dengan berjalan pelan, Susi menghampiri loli sahabat terdekatnya dan bertanya : pantaskah diriku bersanding dengannya Loli? , Lolipun menjawab: pantas dan tidak pantas itu adalah kalian berdua yang menjalani sedangkan orang lain hanya dapat melihat dan mengamati doank. Apabila ada seseorang yang menghujat hubunganmu dengannya maka sama saja hal tersebut omong kosong tanpa guna. 

Sudahlah susi, kau jalani saja dengannya dan jangan terlalu meresahkan tentang komentar mereka  karena mereka hanya bisa mengamati tanpa terlibat langsung mengalami apa yang kau alami selama ini dan tanpa merasakan apa yang kau rasakan saat ini. Berjalanlah bersama dengannya apa adanya yang ada didepan kalian versus" ( kata loli sambil memeluk si manis)." Saya yakin mereka bahkan tidak tau sampai seberapa besar pejuanganmu untuk menjadikan dia sebagai pasanganmu,dan calon suamimu". Semoga keberuntungan itu akan selalu mengawal kemanapun kalian berdua pergi dan  dimanapun kalian berada seperti harapanmu selama ini (jawab loli pada Susi).  



Fianaayla@gmail.com  

somedays, you will be know that We are together without to meet


Tidak ada komentar:

Posting Komentar