Sabtu, 13 Oktober 2018

Jenis Makalah Startegi Kognitif

MAKALAH
MATA KULIAH STRATEGI KOGNITIF

DOSEN PENGAMPU:

Dr. HARTONO,M.Si

PENGARUH PENERAPAN STRATEGI SPASIAL TERHADAP PENINGKATAN MINAT SISWA MENULIS  DALAM  BAHASA INGGRIS JENJANG SMK KELAS X



Add caption




OLEH:
HINDRI MAULUDFIANA
NIM 160020057
KELAS B


PROGRAM STUDI TEKNOLOGI PENDIDIKAN
PROGRAM PASCA SARJANA
UNIVERSITAS PGRI ADI BUANA
SURABAYA
2017






KATA PENGANTAR

Puji dan Syukur Penulis haturkan pada ALLAH SWT yang telah melimpahkam rahmat, hidayah dan karunia serta bimbinganNya, sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas makalah mata kuliah Strategi Kognitif dengan judul “PENGARUH PENERAPAN STRATEGI SPASIAL TERHADAP PENINGKATAN MINAT SISWA MENULIS DALAM  BAHASA INGGRIS JENJANG SMK KELAS X” dengan tuntas dan lancar
Makalah ini dalam rangkah memnuhi tugas perkuliahan di Program Studi Teknologi Pendidikan Program Pasca Sarjana Universitas PGRI Adi Buana Surabaya.
Penulis menyadari bahawa dalam penulisan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan sehingga saran dan kritik guna penyempurnaan dari semua pihak sangat kami harapkan dan semoga penulisan ini dapat memberi guna dan manfaat bagi banyak pihak terutama dalam dunia pendidikan. Amin.

Surabaya,8 November 2017

Penulis























PENGARUH PENERAPAN STRATEGI SPASIAL TERHADAP PENINGKATAN MINAT SISWA MENULIS DALAM  BAHASA INGGRIS JENJANG SMK KELAS X

BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Pengajaran Bahasa Inggris yang telah diperkenalkan di Indonesia diharapkan dapat mengantarkan siswa memiliki kompetensi  bahasa Inggris, Namun masih banyak guru tidak mengetrapkan pengajaran itu dengan baik bahkan metode yang dipakai oleh guru tidak sesuai dengan gaya belajar siswa ( student learning style). Namun penyebab metode yang salah tersebut tidak harus sepenuhnya ditumpukan semua kesalahan pada guru melainkan juga karena kurang adanya kerja sama antara guru dengan lembaga pendidikan sekolah tersebut bahkan adanya berbagai gejolak ketidak harmonisan antar guru yang satu dengan lainnya dan antara guru dengan pimpinannya. Mengapa demikian hal ini dapat terjadi? Faktor yang utama adalah sarana atau fasilitas yang kurang difungsikan bukan oleh gurunya namun adanya pembatasan dalam penggunaannya sarana  oleh pihak lembaga sekolah itu sendiri atau terbatasnya fasilitas yang ada disekolah tersebut sehingga hal ini mengakibatkan guru kehilangan kepercayaan diri ketika guru tersebut  telah mempersiapkan sesgala sesuatunya sebelum proses pembelajaran berlangsung sehingga dikarenakan sarana disekolah terbatas bahkan terlalu banyakanya indikasi deskriminasi dari seorang pimpinan terhadap sesama guru didalam lembaga sekolah tersebut dalam menggunakan sarana yang ada sehingga semua ini mempengaruhi guru tidak fokus untuk mengajar bahkan tidak ada kenyamanan dalam melakukan proses pengajaran pada peserta didiknya.
Dengan adanya dinamika yang terjadi diatas maka guru secara langsung mengambil sikap dan tindakan yang bijaksana, efektif dan efesien demi peserta didiknya supaya peserta didiknya  dengan mudah menerima pengajaran yang diterapkan oleh guru yaitu guru  merubah strategi pembelajarannya dengan menggunakan penerapan strategi spasial dengan menggunakan beberapa pilihan strategi naratif,ekposisi, dan sebagainya misalkanl Practicing Naturalistically (latihan secara alami)yaitu menggunakan bahasa Ingris dalam situasi yang alamiah dan ini  disesuaikan tidak hanya pada gaya belajar siswa melainkan dengan kondisi yang ada sebagai alternatif yang baik untuk meningkatkan minat menulis siswa dalam bahasa Inggris, oleh karena itulah untuk menciptakan ini sesuai dengan strategi kognitif misalnya latihan menulis surat kepada teman yang berulang tahun dan lain-lain ssesuai kompetensinya maka upaya yang dilakukan adalah  dengan mengelompokkan peserta didik sesuai dengan kemampuan yang dimiliki baik itu kemampuan dalam cara mengorganisasi struktur bahasa, mengklasifikasikan kerangka temanya, mendsekripsikan gambar maupun tema degan wujud berupa tulisan sesuai dengan gaya belajar siswa itu sendiri hingga menyusun kalimatnya dengan baik dan benar dalam bahasa Inggris sesuai kemampuan dan keterampilan siswa sendiri dalam menulis bahasa Inggris. Sekalipun guru membentuk small group (kelompok kecil)  namun tetap dalam kondisi pengawasan dan bimbingan guru. Minat dalam bahasa Inggris adalah Interest yaitu kecenderungan dalam diri  individu untuk tertarik pada sesuatu obyek atau menyenangi sesuatu  obyek (Sumadi  Suryabrata 1988: 109).
Belajar atau learning adalah pencapaian hasil atas suatu perubahan tingkah laku karena stimulus lingkungan. Dengan kata lain perubahan tingkah laku manusia yang tergantung pada pengalamannya; Belajar atau learning tidak selalu melibatkan ingatan jangka panjang sedangkan kita mengetahui bahwa definisi dari pengulangan atau retention yaitu bagaimana pentingnya membangun konsep yang masuk akal dan memiliki arti dalam usaha mempertahankan sesuatu dalam ingatan jangka panjang misalkan mengingat beberapa struktur bahasa(tenses)  yang sudah kita ketahui untuk diterapkan dalam bentuk / wujud berupa  tulisan yang semata-mata ,memiliki tujuan untuk meningkatkan minat menulis dalam bahasa Inggris baik sesuai lingkungan maupun sesuai dengan tema/topik yang update.
Di dalam seluruh kurikulum menulis bukan sekadar proses pengembangan esai, melainkan merupakan upaya untuk menggunakan tulisan untuk menunjukkan pengetahuan dan pemahaman.Dengan menulis dapat menunjukkan penguasaan sebuah konsep suatu siswa dan dengan strategi khusus pula dapat digunakan untuk membantu siswa memahami, mempertahankan, menguasai dan mensisntesis pembelajaran khususnya minat menulis siswa dalam bahasa Inggris menajdi meningkat.

B. RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan latar belakang diatas, penulis dapat merumuskan permasalahan sebagai berikut:
“Apakah ada Pengaruh Penerapan Strategi Spasial dengan menggunakan Practicing Naturalistically terhadap minat siswa menulis dalam bahasa Inggris di SMK kelas x ?”.
C. TUJUAN
Tujuan dari penerapan strategi spasial dengan menggunakan Practicing Naturalistically terhadap peningkatan minat siswa menulis dalam bahasa Inggris adalah diharapkan menghasilkan adanya tingkat kenaikan pada minat siswa dalam menulis bahasa Inggris dan untuk mencapai ini adalah dengan menggunakan jenis strategi spasial dalam Practicing Naturalistically (latihan secara alami) sehingga dapat menjadikan siswa lebih berminat untuk menulis dalam bahasa Inggris bahkan peningkatan pencapaian tujuan pembelajaran kognitif secara efektif dan efesien, praktis sebagai upaya meningkatkan kemampuan pemahaman dalam menulis  (kognitif  ) dan (psikomotor) /praktek siswa dalam menulis bahasa Inggris yang belum baik menajadi baik sehingga dapat meningkatkan minat menulis siswa dalam bahasa Inggris khususnya. Sesuai dengan gaya belajar siswa  dan kondisi yang ada dilingkungannya. .



BAB II
PEMBAHASAN
Cognitive strategies adalah strategi-strategi yang paling essential dalam belajar yaitu penggunaan dan tranformasi bahasa target, Beberapa strategi belajar bahasa yang termasuk dalam strategi kognitif yaitu:
1. Repeating,  
2. Recognizing and using formulas and patterns,
3. Practicing Naturalistically,
4.   Getting the idea Quickly,
5.  Using resources for receiving and sending Messages,
6.   Translating,
7. Taking notes, Summarizing
Bentuk-bentuk startegi kognitif dan fungsinya ada empat yaitu:
1. Chungking adalah mengatur atau mengelompokkan bagian yang terpisah dari informasi bersama. Chungking dapat membuat proses penghafalan menjadi mudah dan ada kemungkinan bahwa seseorang itu akan mengingat itu dikemudian hari. Strategi chungking dilakukan sebagai cara untuk mengorganisasikan materi secara sistematis melalui proses mengurutkan, mengklasifikasikan dan menyusun.
2. Spasial ialah strategi yang digunakan untuk mengatasi kesulitan memahami bahan ajar atau kompetensi yang kompleks yang dilihat secara keseluruhan kemudian juga dilihat hubungan antar komponen/bagian kemudian. Strategi bisa dalam bentuk frame (table ) dan concept  Map (peta konsep).
3.  Bridging yaitu strategi untuk menjembatani pemahaman yaitu menjembatani pemahaman seseorang melalui metaphore, analogi(memahami konsep baru dengan menggunakan konsep yang sudah dipahami) dan advance organizer dalam bentuk narasi) untuk memudahkan pemahaman.
4. Multipurpose yaitu strategi yang digunakan berbagai tujuan antara lain rehearsal, imagery dan mnemonic.
    Prinsip-prinsip dasar menulis diseluruh kurikulum yaitu sebagai tanggapan terhadap kebutuhan siswa untuk belajar dan Menulis untuk menunjukkan pengetahuan, antara lain yaitu:
1. Menulis untuk belajar yaitu memupuk pemikiran kritis memerlukan analisis dan aplikasi, serta kemampuan berpikir tingkat tinggi lainnya. Tugas ini menggunakan tugas menulis mendadak,singkat atau informal yang dirancang oleh guru dan disertakan sepanjang pelajaran untuk membantu siswa berpikir melalui konsep dan gagasan utama. Guru mengunakan strategi menulis untuk belajar untuk meningkatkan pembelajaran dikelas sehingga Siswapun juga dapat menulis ringkasan setelah membaca bagian dari sebuah bab..  
2. Menulis untuk menunjukkan Pengetahuan yaitu siswa menunjukkan apa yang mereka pelajari dengan
mensistesis dan menjelaskan atau menerapkan pemahaman mereka tentang konsep dan gagasan. Siswa
menulis untuk audiens dengan tujuan tertentu Produk mungkin menerapkan pengetahuan dengan cara baru
atau menggunakan struktur akademis untuk penelitian dan /atau penulisan formal
Dalam bab ini penulis akan membahas apakah ada pengaruh strategi kognitif tersebut dapat meningkatkan minat menulis siswa dalam bahasa Inggris. Kita ketahui bahwa menulis bahasa Inggris meliputi bentuk seperti menulis cerita,membuat surat balasan, membuat laporan dan ataupun proposal. Setiap tulisan membutuhkan keterampilan dan pengetahuan tertentu untuk dapat dibuat khususnya dalam bahasa Inggris. Untuk penulisan laporan pada umumnya dibutuhkan penguasaan concise writting yaitu kemampuan untuk menyusun kalimat yang tidak bertele-tele dan tepat sasaran. Dalam arti, informasi yang disampaikan jelas, dan penggunaan katanya tidak diulang-ulang. Concise writing sangatlah penting dalam menulis laporan, karena laporan dibuat untuk dibaca dan dimengerti oleh pembaca umum. Sedangkan untuk menyusun suatu cerita yang terlebih dahulu harus dikuasai adalah kemampuan untuk menghasilkan plot atau alur cerita yang jelas. ‘
Setelah kemampuan untuk merangkai kalimat secara efektif, dan keahlian untuk menyusun alur atau struktur tulisan sudah dikuasai, berikutnya adalah menguasai penggunaan linking words and phrase atau transition signal. Linking words dan phrase disini merupakan kata penghubiung kalimat yang memiliki beragam bentuk dan fungsi. Transition signal merupakan juga kata penghubung kalimat namun untuk menandakan perpindahan atau perubahan kondisi, situasi dari kalimat yang satu dengan yang lain. Kata-kata tersebut dapat membantu mempermudah merangkai tulisan baik laporan maupun karangan cerita. Yang terakhir adalah menguasai grammar dan spelling dengan cara meningkatkannya melalui banyak membaca buku bahsa Inggris.
Peran strategi kognitif spasial/linear dengan menggunakan Practicing Naturalistically disini adalah memberikan pengetahuan peserta didik yang memiliki bakat dan kemampuan dalam menulis bahasa Inggris sesuai dengan minat mereka sendiri baik itu minat dalam menuliskan laporan atau proposal,surat menyurat atau membalas surat dan menulis cerita sesuai dengan pengalamannya sendiri bahkan dapat juga menggelompokkan siswa yang berminat menulis bahasa Inggris dengan menggunakan multi media untuk meningkatkan minat menulis mereka dalam bahasa Inggrisnya. Inilah Strategi yang mudah yang digunakan untuk menolong siswa paham dalam menulis dan apabila digunakan dengan strategi chungking dapat juga  melalui penggunaan rubrik, proses, portopolio, text type, dsb.
Tujuan menulis yaitu dapat mempromosikan pembelajaran, dengan proses menulis dapat mendorong pasrtisipasi siswa untuk berlatih menulis dengan berbagai konteks, menulis dapat melibatkan siswa sebagai pemikir kritis sambil mempromosikan teks mereka sebagai sumber daya dan alat berpikir yang penting, memberikan instruksi menulis yang efektif yang mengintegrasikan disiplin Ilmu, dengan adanya kesempatan untuk menulis disetiap kelas maka dapat mengembangkan penulis yang baik, dengan mempraktekkan pengajaran berpikir dan menulis dari sebuah disiplin akademis, siswa akan mulai berkomunikasi secara efektif dalam disiplin itu.


BAB III
KESIMPULAN

Peran strategi kognitif spasial dengan menggunakan Practicing naturalistically  disini adalah memberikan pengetahuan peserta didik yang memiliki bakat dan kemampuan alamiah dalam menulis bahasa Inggris ssesuai dengan minat mereka sendiri baik itu minat dalam menuliskan laporan atau proposal,surat menyura tatau membalas surat dan menulis cerita sesuai dengan pengalamannya sendiri bahkan dapat juga menggelompokkan siswa yang berminat menulis bahasa Inggris dengan menggunakan multi media untuk meningkatkan minat menulis mereka dalam bahasa Inggrisnya. Strategi yang mudah yang digunakan untuk menolong siswa paham dalam menulis khususnya menulis dalam bahasa Inggris.
Dengan adanya kemampuan untuk merangkai kalimat secara efektif, dan keahlian untuk menyusun alur atau struktur tulisan sudah dikuasai, berikutnya adalah menguasai penggunaan linking words and phrase atau transition signal. Linking words dan phrase disini merupakan kata penghubung kalimat yang memiliki beragam bentuk dan fungsi. Transition signal merupakan juga kata penghubung kalimat namun untuk menandakan perpindahan atau perubahan kondisi, situasi dari kalimat yang satu dengan yang lain. Kata-kata tersebut dapat membantu mempermudah merangkai tulisan baik laporan maupun karangan cerita
Oleh sebab itulah dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penerapan strategi spasial dengan menggunakan Practicing Naturalistically dalam peningkatan minat menulis siswa dalam bahasa inggris di tingkat SMK kelas X khususnya pembelajaran writting  untuk peningkatan pencapaian tujuan pembelajaran kognitif secara efektif dan efesien, praktis sebagai upaya meningkatkan kemampuan pemahaman dalam menulis  (kognitif  ) dan (psikomotor) /praktek siswa dalam menulis bahasa Inggris yang belum baik menajadi baik sehingga dapat meningkatkan minat menulis siswa dalam bahasa Inggris khususnya.sesuai dengan gaya belajar siswa dan kondisi yang ada di lingkungannya.













DAFTAR PUSTAKA
Source : Mchigan Derpartment of education writing in the contex areas

Charles, K.west James Afarmer, Philip Mwolf, 1991, INSTUCTIONAL DESIGN IMPLICATION FROM COGNITIVE SCIENCE, Boston, University of illionis of urbana champion

EF (english writting) https://.ef.co.id > menulis

Sagala, S, (2006) Konsep dan makna pembelajaran, Bandung Alabeta

Soemanto, wasty, MPd. 2003, Psikologi Pendidika. Jakarta Rineka Cipata

Degeng Nyoman Sudana, Prof. Dr. 2006. Teori Belajar dan Pembelajaran. Surabaya: Program Pasca Sarjana Universitas PGRI Adi Buana

Email : Jack from to Fluency (jack@tofluency.com lewat s1.acemsrvf.com


Tidak ada komentar:

Posting Komentar